Senin, 25 Februari 2008

NLD: Draft Konstitusi Harus Bisa Direvisi

Partai oposisi terbesar di Burma –National League for Democracy- rabu (20/02) mengatakan, Junta harus memastikan bahwa draft konstitusi yang telah disusunnya terbuka untuk penilaian public sebagai sebuah langkah menuju penyelenggaraan referendum yang terbuka dan adil. Junta selasa lalu mengumumkan bahwa 54 anggota komite telah merampungkan penyusunan draft konstitusi, yang selanjutnya akan dibawa ke referendum bulan Mei.

Juru bicara NLD, Nyan Win mengatakan, “Jika referendum hendak dilaksanakan secara terbuka dan adil, maka draft konstitusi tersebut dapat dikaji oleh public. Di samping itu, Pemerintah juga harus menjelaskan substansi isi draft itu. Tanpa adanya penjelasan dari Pemerintah, maka referendum ini tidak aka nada artinya (karena rakat tidak memahami isinya)”.

Media milik pemerintah, New Light of Myanmar, mengatakan bahwa komite penyusun konstitusi melibatkan “orang-orang yang berpengalaman dalam menyusun dua konstitusi sebelumnya, dan beberapa anggota lain yang sangat emmahami hukum local dan internasional”. Namun demikian, muncul banyak kritikan –termasuk dari NLD- yang menyebut 54 anggota komite tersebut telah diseleksi secara ketat oleh Junta, sebagaimana mereka menyeleksi lebih dari seribu delegasi selama 14 tahun dalam proses penyusunan panduan bagi konstitusi baru.

Merujuk kepada 104 prinsip dasar dalam konstitusi, setidaknya 25 persen kursi daalam seluruh instansi pemerintah diperuntukkan bagi militer. Banyak kritik yang menyebut ketentuan ini sebagai cara untuk melegitimasi peran militer. Dalam draft tersebut juga disebutkan bahwa Suu Kyi dilarang mengikuti pemilu mendatang karena dia menikah dengan orang asing.

Mizzima News: Completed constitution should be open for revision: NLD, Wed 20 Feb 2008

Tidak ada komentar: