Selasa, 08 Januari 2008

Mahasiswa Demonstran Hadapi Dakwaan Serius

Empat mahasiswa yang ditahan terkait dengan aksi demonstrasi bulan September lalu didakwa melakukan enam serangan yang akan diancam dengan hukuman selama 12 tahun. Ye Myat Hein, Sithu Maung, Ye Min Oo dan Kyi Phyu adalah mahasiswa tingkat pertama di Universitas Rangoon Barat.

Mereka seharusnya dibawa ke Pengeadilan Bahan pada tanggal 2 Januari untuk menghadapi dakwaan berdasarkan pasal 143, 144 dan 145 dari UU tentang perkumpulan yang tidak sah, pasal 147 mengenai huru-hara, pasal 295 dan 295 (a) tentang penistaan agama dan 505 (b) tentang penghasutan untuk melakukan penyerangan. Lima dari enam tuduhan tersebut diancam dengan hukuman penjara selama dua tahun untuk masing-masing tuduhan, sementara tuduhan keenam dapat dituntut hukuman enam bulan.

Ayah Ye Myat Hein, Khin Maung Cho, yang mengunjungi puteranya di penjara Insein mengatakan bahwa dia (Ye Myat Hein) menentang dakwaan tersebut. “Saya tidak melanggar peraturan apapun. Saya hanya mengikuti aksi demo para Bikhu secara damai, dan saya tidak menghasut untuk melakukan penyerangan”, kata Ye kepada ayahnya.

Khin mengatakan bahwa kondisi anaknya dalam tahanan sangat menyedihkan dan hal itu melanggar peraturan Burma. “Sesuai bab 37 UU tentang tahahan anak-anak yang dikeluarkan pemerintah tahun 1993, anak-anak tidak boleh diborgol atau diikat, atau disatukan dengan tahanan kriminal” kata Khin. “Mereka juga tidak boleh dipukul”.

Di samping itu, Khin juga mengatakan bahwa anaknya dimasukkan dalam sel bersama 20 tahanan dewasa pelaku tindak kriminal untuk mengintimidasinya. “Jadi hal ini seakan-akan Pemerintah melanggar aturannya sendiri dengan menempatkan anak saya bersama tahanan kriminal”.

Ye Myat Hein merupakan mahasiswa berumur 17 tahun dan telah dimasukkan dalam tahanan rumah pada tanggal 10 Oktober.

Democratic Voice of Burma: Student protestors face serious charges, Fri 28 Dec 20

Tidak ada komentar: